Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kisah

Allah Berkahi Malam Pengantin Kalian

Sahabat Gue Muslimah - Siroh serial berkah yang berjudul "Allah Berkahi Malam Pengantin Kalian" Dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, sahabat mulia Anas bin Malik radhiyallahu anhu menyampaikan kisah tentang ibunya sendiri, wanita mulia yang mengantarkannya menjadi orang besar yang dekat dengan Rasul shallahu ’alaihi wa sallam, yaitu Ummu Sulaim radhiyallahu anha. Kisah ini adalah kisah antara Ummu Sulaim, sang bunda, dengan suaminya, yaitu Abu Thalhah. Ia adalah ayah tiri Anas bin Malik. Anas radhiyallahu anhum ajma’in berkata bahwa Abu Thalhah punya anak kecil, artinya adalah adiknya Anas bin Malik, satu ibu. Anaknya Abu Thalhah suatu hari sakit. Anak kecilnya sakit, namun Abu Thalhah harus pergi, maka pergilah ia. Qodarullahu ma’syaafa’al, ternyata anak itu meninggal. Ketika anak itu meninggal, Abu Thalhah tidak tahu. Maka ketika Abu Thalhah pulang, ia tidak segera diberitahu oleh sang istri, Ummu Sulaim radhiyallahu anha. Dalam Thobaqot Ibnu Sa’ad, bahkan Ummu ...

Perjalanan Rumah Tangga Atikah binti Zaid, Istri Para Syuhada’

Kali ini, kita akan mengupas profil shahabiyah yang memiliki kepribadian yang sangat agung. Beliau adalah Atikah binti Zaid yang sangat terkenal dengan kecantikan, kepandaian, tawadhu’, serta ketaatannya  kepada Allah. Atikah merupakan seorang wanita yang sangat cantik rupawan, seorang gadis yang berasal dari keluarga yang kaya raya. Atikah merupakan putri dari Zaid bin Amr, salah seorang yang menghina berhala-berhala kaum Quraisy pada zaman jahiliyah. Zaid tidak sempat bertemu dengan Rasulullah, tetapi hatinya telah menanti dan mencintai Rasul, hingga Rasulpun melihatnya di syurga. Saudara Atikah juga merupakan ahli syurga ia adalah Said bin Zaid, suami dari fathimah binti Khattab. Atikah telah mewarisi kefasihan, kemampuan bersyair, kelembutan perasaan, ketajaman hati, kesucian jiwa untuk beriman dari ayahnya. Maka tatkala Rasul menyuruh kepada Islam dia langsung menyambut seruan tersebut dan berbaiat kepada Rasul, serta beliau juga ikut serta dalam hijrah. Atikah menik...

Anda Bukan Ummu Sulaim Pemilik Mahar Mulia yang Dijamin Masuk Syurga

Sebagian kita pasti sudah mengenal ummu sulaim sang pemilik mahar termulia. Dia adalah adalah Rumaisha’ Ummu Sulaim binti Malhan bin Khalid bin Zaid bin Haram bin Jundub bin Amir bin Ghanam bin Adi bin Najar Al-Anshariyah Al-Khazrajiyah. Beliau dikenal dengan nama Ummu Sulaim. Ummu Sulaim adalah ibunda Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang terkenal keilmuannya dalam masalah agama. Selain itu, Ummu Sulaim adalah salah seorang wanita muslimah yang dikabarkan masuk surga oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau termasuk golongan pertama yang masuk Islam dari kalangan Anshar yang telah teruji keimanannya dan konsistensinya di dalam Islam. Kesabaran dan ketabahan Ummu Sulaim telah menyemikan perasaan cinta di hati Abu Thalhah yang saat itu masih kafir. Abu Thalhah memberanikan diri untuk melamar beliau dengan tawaran mahar yang tinggi. Namun, Ummu Sulaim menyatakan ketidaktertarikannya terhadap gemerlapny...

Ummu Shalih (82 tahun) Penghafal Al-Qur’an, Kita Pasti Bisa "Insya Allah"

Ummu Shalih. 82 tahun, mulai menghafal Al-Qur’an pada usianya yang ke-70. Tamasyanya ke taman hafalan Al-Qur’an, sungguh sangat menginspirasi. Cita-citanya yang tinggi, kesabaran, dan juga pengorbanannya patut kita teladani. Inilah hasil wawancara dengan Ummu Shalih.Motivasi apa yang mendorong Anda untuk menghafalkan Al-Qur’an pada umur yang setua ini? Sebenarnya, cita-cita saya untuk menghafal Al-Qur’an sudah tumbuh sejak kecil. Kala itu ayah selalu mendoakanku agar menjadj hafizhah Al-Qur’an seperti beliau dan juga seperti kakak laki-lakiku. Dari hal itulah, aku mampu menghafal beberapa surat —kira-kira 3 juz. Ketika usiaku menginjak 13 tahun, aku menikah. Tentu setelah itu aku tersibukkan dengan urusan rumah dan anak-anakku. Ketika aku dikaruniai 7 (tujuh) orang anak, suamiku wafat.   Karena ketujuh buah hatiku masih kecil-kecil, maka seluruh waktuku tersita untuk mengurusi dan mendidik mereka. Nah, ketika mereka sudah dewasa dan berkeluarga, maka waktu ku pun kembali...