Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Fiqih

Pakaian yang dimurkai Bagi Wanita

Pakaian yang dimurkai Bagi wanita - Memakai pakaian yang memperlihatkan lekuk tubuh.Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda: عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا Dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : Ada dua golongan penduduk neraka yang keduanya belum pernah aku lihat. (1) Kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi, yang dipergunakannya untuk memukul orang. (2) Wanita-wanita berpakaian, tetapi sama juga dengan bertelanjang (karena pakaiannya terlalu minim, terlalu tipis atau tembus pandang, terlalu ketat, atau pakaian yang merangsang pria karena sebagian aura...

Jilbab Bukanlah Tanda Keshalihan

Sahabat Gue Muslimah - Jilbab memang bukanlah tanda keshalehan seseorang, buktinya begitu banyak wanita muslimah yang menggunakan jilbab namun sikap dan prilakunya jauh dari keshalihan. Banyak diantara mereka jilbab tidak menjadi pelindung mereka dari kemaksiatan dan dosa. Terkadang banyak juga diantara mereka yang memakai jilbab karena TRADISI dan TERPAKSA. Namun WAJIBKAH kita BERJILBAB??? HARUSKAH kita BERHIJAB namun belum SHALIHAH??? CUKUPKAH hijab HATINYA saja??? Jilbab  bukanlah masalah furu’iyyah sebagaimana dikira segelintir orang. Sampai-sampai para ulama berkata bahwa siapa yang menentang wajibnya jilbab, maka ia kafir dan murtad. Dalil yang Menunjukkan Wajibnya Jilbab Allah Ta’ala berfirman, يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak peremp...